Kepahiang, Portalmedia.info– Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 37 desa se-Kabupaten Kepahiang dikawal ketat. Dalam Deklarasi Damai Pilkades di Mapolres Kepahiang, Selasa 20 Oktober 2026, jajaran Pemkab dan Kepolisian menegaskan komitmen menciptakan suksesi desa yang kondusif dan demokratis.
Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, menegaskan komitmennya untuk bersikap netral tanpa intervensi, sekalipun terdapat kerabatnya yang ikut dalam kontestasi. Ia meminta 100 calon kades dari 37 desa bertarung secara adil dan siap menerima hasil pemilihan.
“Saya sudah mengambil sikap netral. Calon kades harus siap menang dan siap kalah tanpa memecah belah warga. Bagi ASN yang nekat terlibat politik praktis, pasti saya tindak tegas,” ujar Bupati Nata.
Sementara itu, guna menjamin keamanan di 50 TPS termasuk mengantisipasi 1 desa berkategori rawan Polres Kepahiang menerjunkan kekuatan penuh. Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., menyebutkan sebanyak 261 personel disiagakan dengan dukungan penebalan pasukan BKO dari Polres Bengkulu Tengah dan Satbrimob Polda Bengkulu.
“Setiap TPS kita ploting 2 personel. Selain 100 personel di TPS, kita siagakan pasukan cadangan Dalmas, 31 personel dari Polres Benteng, dan 1 peleton Brimob Polda Bengkulu untuk memastikan Pilkades aman dan tertib,” tegas Kapolres.
Deklarasi damai yang diikuti unsur Forkopimda dan perwakilan calon kades ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama demi mewujudkan Pilkades yang aman, damai, dan kondusif.


