Kepahiang – Pemerintah Desa Bandung Baru, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur desa melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan titik nol pembangunan jalan desa yang digelar belum lama ini.
Kepala Desa Muson mengatakan, meskipun anggaran Dana Desa tahun 2026 mengalami penurunan cukup signifikan akibat efisiensi anggaran, Pemerintah Desa Bandung Baru tetap memprioritaskan pembangunan fisik yang dianggap paling dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, pada pencairan DD tahap pertama tahun ini, Pemdes Bandung Baru mengalokasikan anggaran sebesar Rp63,5 juta untuk pembangunan jalan rabat beton di Dusun Empat.
“Untuk pembangunan tahap awal ini, kami memprioritaskan pembangunan jalan rabat beton di Dusun Empat karena dinilai sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Muson.
Ia menjelaskan, pembangunan tersebut meliputi jalan rabat beton sepanjang 94,8 meter dengan lebar 2 meter. Selain itu juga dilakukan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 10 meter dan tinggi 2 meter, serta pembangunan saluran pembuangan air limbah (SPAL) sepanjang 41 meter.
Pelaksanaan titik nol pembangunan tersebut turut dihadiri berbagai pihak, mulai dari unsur kepolisian, Dinas PMD Kabupaten Kepahiang, Camat Kabawetan, BPD Desa Bandung Baru, pendamping desa, hingga perangkat Pemerintah Desa Bandung Baru.
Muson berharap, seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai aturan dan perencanaan yang telah ditetapkan. Ia juga meminta Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa dapat bekerja secara maksimal agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sesuai prosedur dan tahapan, pelaksanaan berjalan lancar. Kami berharap TPK Desa Bandung Baru dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai apa yang telah direncanakan,” pungkasnya.(Advetorial)

